Cara Menyapih Bayi

Cara menyapih bayiBagaimana cara menyapih bayi ? Menyapih bayi atau anak dari ASI memang tak semudah yang kita bayangkan. Perlu proses yang panjang agar penyapihan dapat berjalan dengan lancar. Sebenarnya penyapihan ASI pada anak bertujuan untuk menuju hubungan yang lebih tinggi lagi dan tetap mempertahankan kedekatan yang sudah ada antara ibu dan anaknya. Namun terkadang proses penyapihan dilakukan dalam keadaan terpaksa. Hal ini juga akan akan menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap si kecil.

Cara Menyapih Bayi

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam cara menyapih anak dari ASI adalah dengan membiarkan bayi menyusu secara penuh, kemudian mulailah dengan mengurangi porsi menyusui. Tawarkan makanan pendamping ASI dengan porsi kecil. Mulailah dengan  mencoba rasa dan tekstur baru dari makanan, tapi ia masih mendapatkan sebagian besar nutrisinya dari makanan.

Hindari Penyapihan anak saat kurang sehat.  Hal ini akan membuat anak anda merasa tertekan dan kurang bahagia. Setelah anak makan dengan baik, Anda bisa mencoba menyapihnya perlahan-lahan. Menawarkan susu pengganti lain selain ASI saat bayi sudah benar-benar bisa lepas dari ASI.

Jika anak belum siap disapih, hindari pemaksaan terhadap anak anda. Anak yang menolak disapih menunjukkan reaksi marah, rewel bahkan sampai menangis.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah bersiap untuk menghadapi tingkah negatif si kecil seperti marah atau sedih, misalnya dengan mencoba memberinya perhatian Lakuukan secara halus dan penuh pengertian sehingga nantinya anak menjadi mengerti bahwa dirinya harus lepas dari ASI dan mulai mencoba makanan lain.

Tawarkan susu pengganti ASI saat anak anda sudah benar-benar bisa lepas dari ASI

Dalam proses pilihlah waktu penyapihan yang tepat. Menurut Islam para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Untuk itu usahakan untuk tidak menyapih anak sebelum waktunya.Jika anak berhasil disapih tepat waktu, maka ada beberapa keuntungan yang didapat seperti lebih mandiri, lebih tertarik pada orang daripada benda-benda, mudah disiplin, jarang marah serta percaya pada orang lain.

Itulah sedikit informasi mengenai Cara menyapih bayi yang baik dan benar . Semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber : onfemale

2 thoughts on “Cara Menyapih Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create